Berita Terkini
Ucapkan Selamat Datang Kembali ke Tanah Air, Presiden Prabowo Terima Kasih kepada Peraih Medali, Cabor dan Seluruh Pendukung Indonesia
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan ucapan selamat datang kembali ke Tanah Air kepada peraih medali, cabang olahraga (cabor) serta seluruh kontingen pendamping yang telah berjuang bersama demi mengharumkan Indonesia di SEA Games Thailand 2025. Presiden Prabowo juga mengucap syukur terhadap pencapaian membanggakan Kontingen Indonesia yang sukses meraih 91 medali emas SEA Games 2025 Thailand. Selamat dengan 91 (medali) emas, terima kasih, kata Presiden Prabowo. Presiden Prabowo menunjukkan komitmen dengan berbicara mengenai bonus Rp 1 Miliar untuk para atlet peraih emas. “Ucapan seorang pemimpin harus dipegang. Yang penting pejuang-pejuang kita hormati dan kita hargai,” kata Presiden Prabowo. Kontingen Indonesia menutup perjuangan di SEA Games 2025 dengan mengoleksi 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Capaian tersebut membuat Indonesia menempati urutan kedua perolehan medali, di bawah tuan rumah Thailand. Peroleh 91 emas membawa sejarah baru bagi Indonesia. Terakhir kalinya Indonesia berada di ranking 2 saat tidak menjadi tuan rumah pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand. Keberhasilan kontingen merah putih kali ini mampu memutus catatan buruk Indonesia di SEA Games ketika bertanding di luar negeri. Presiden Prabowo berharap selanjutnya para atlet kembali fokus menjalani masa persiapan menyambut Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028. Tiba Kembali di Tanah Air Kontingen Indonesia telah tiba kembali di Tanah Air dengan rasa bangga setelah menorehkan catatan apik dalam keikutsertaannya di SEA Games edisi ke-33 ini. Motivasi kuat dari Presiden Prabowo ketika melepas Kontingen Indonesia dengan akan memberikan bonus Rp 1 M benar-benar ampuh untuk menyalakan semangat para atlet. Atlet Indonesia berjuang habis-habisan dari awal sampai akhir SEA Games Thailand 2025. Ketua Umum PP MPI (Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia) Marsekal Muda (Marsda) TNI Purwoko Aji Prabowo yang hadir menjemput atlet modern pentathlon Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta mengaku bangga. “Atlet-atlet pentathlon Indonesia telah berjuang habis-habisan demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Thailand,” kata Purwoko. “Tak berlebihan ketika kembali datang kita jemput seperti pahlawan yang telah menang perang,” sambungnya. “Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang berkomitmen mencurahkan perhatian kepada olahraga, bahkan juga memikirkan kesejahteraan para atlet. Terus terang hal ini menjadi penyemangat kami menghadirkan sejarah baru bagi modern pentathlon Indonesia dalam ajang SEA Games,” tutur Purwoko. Hal senada mewakili atlet diutarakan Dea Salsabila Putri , atlet modern Indonesia yang sukses menyabet medali emas. “Kesuksesan meraih medali emas dengan mengalahkan tuan rumah Thailand dan Filipina, tentu berkat dukungan penuh pengurus PP MPI bersama pemerintah,” kata Dea, atlet modern pentathlon Indonesia yang sukses mengemas medali emas nomor Triathle Putri. “Kami tidak ingin menyia-nyiakan kepercayaan Bapak Ketum MPI untuk berusaha memberikan yang terbaik. Alhamdulillah saya bisa mempersembahkan medali emas untuk modern pentathlon Indonesia. Semoga modern pentathlon akan terus bisa mencetak dan melahirkan atlet berprestasi untuk membanggakan Indonesia,,” ungkap Dea dengan nada haru dan bangga. **** Sumber : https://faktualid.com/
Dua Medali Direbut di Hari Pertama SEA Games 2025
PATTAYA -Atlet modern pentathlon Fadil Aulia Mufti (putra) dan Vera Febrianti (putri) berhasil menyumbang satu medali perak dan satu medali perunggu untuk Kontingen Indonesia di SEA Games Thailand 2025, Rabu (17/12/2025). Bertanding di nomor Laser Run Putri yang diselenggarakan di Jomtien Beach, Pattaya City, Chon Buri, Thailand, Vera walau telah mengeluarkan seluruh kemampuan harus puas finis di urutan ketiga dengan mencatat waktu 13 menit 47,90 detik. Vera harus mengaku keunggulan Princess Honey Arbilon (Fil ipina) dan Doiporn Pridasittinan (Thailand) yang finis di tempat kedua dan pertama. Arbilon meraih perak dengan mengukir waktu 13 menit 29,32 detik. Sedang Pridasittinan berhak menjadi juara sesudah mencatat waktu terbaik 12 menit 52,40 detik. “Atlet kita telah berusaha sekuat tenaga dan keluarkan seluruh kemampuan, tapi harus kita aku atlet tuan rumah Thailand dan Filipina sangat tangguh,” ucap Ketua Umum PP MPI (Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia) Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo. “Masih ada empat nomor yang masih akan dipertandingkan. Semoga atlet kita dapat meraih hasil lebih baik, ” lanjutnya. Sementara itu di Laser Run putra Fadhil berhasil finis kedua untuk mempersembahkan medali perak. Ia mencatat waktu 11 menit 14,21 detik. Sebenarnya di belakang Fadhil finis ketiga juga sukses direbut atlet modern pentathlon Indonesia lainnya Graha Rizki Taruna dengan waktu 11 menit 24,81 detik. Namun aturan tidak membolehkan satu negara mendapatkan dua medali, akhirnya perunggu jatuh ke tangan atlet tuan rumah Narongdech Taparak dengan catatan waktu11 menit 32,43 detik. Juara Laser Run putra yang berhak mendapatkan medali emas disabet Melvin Sacay (Filipina) dengan mengukir waktu terbaik 10 menit 41,55 detik. Modern pentathlon di SEA Games Thailand 2025 ini mempertandingkan enam disiplin, dua disiplin telah rampung dipentaskan tinggal menyisakan empat disiplin lainnya yang akan dipertandingkan besok dan lusa. ** — Humas MPI
Dua Medali Direbut di Hari Pertama SEA Games 2025 Read More »
Kontingen Modern Pentathlon Bertekad Pertahankan Gelar Juara Umum SEA Games
Jakarta – Kontingen modern pentathlon Indonesia (MPI) yang akan tampil di SEA Games 2025, bertolak dari Bandara Soekarno Hatta menuju Thailand, hari ini (15/12). Target meraih tiga emas yang diproyeksikan Tim Reviu Kemenpora, melecut semangat kontingen untuk mendapatkan hasil maksimal, meski persaingan modern pentathlon untuk menjadi yang terbaik di daratan Asia Tenggara semakin ketat. Cabang olahraga modern pentathlon SEA Games 2025 akan dipertandingkan pada 17-19 Desember di Pattaya City, Thailand. Cabor ini mempertandingkan enam nomor yaitu Laser Run perorangan putra dan putri (17 Desember), Triathle perorangan putra dan putri (18 Desember), dan Obstacle Laser Run perorangan putra dan putri (19 Desember). Kontingen MPI turun kekuatan 8 atlet (4 putra dan 4 putri). Mereka sudah digembleng di Pelatnas yang digelar di Pantai Anyer Banten, sejak beberapa bulan lalu. “Dengan doa dan dukungan masyarakat Indonesia serta kerja keras persiapan seluruh atlet, mudah-mudahan target atau proyeksi medali emas dan mempertahankan status juara umum dapat dipenuhi,” jelas Ketua Umum Pengurus Pusat MPI, Marsekal Muda (Marsma) TNI Purwoko Aji Prabowo. Cabang olahraga modern pentathlon dipertandingkan pertama kali di SEA Games 2019 Filipina. Saat itu, MPI membuat kejutan dengan menjadi juara umum dengan meraih empat dari enam emas yang diperebutkan. Pada SEA Games 2021 Vietnam dan 2023 Kamboja, modern pentathlon tidak dipertandingkan, sehingga status juara bertahan masih disandang Indonesia saat cabor ini dipertandingkan di SEA Games 2025. Sekjen PP MPI, Ridwan Gultom menjelaskan, meski ada beberapa nomor yang diunggulkan, namun peluang untuk meraih emas dapat dikatakan ada di semua nomor, baik putra maupun putri. Tuan rumah Thailand dan Filipina diprediksi akan menjadi rival utama bagi skuad Merah Putih. “Kita terus memberikan dorongan kepada atlet mampu bisa tampil maksimal. Apalagi mereka juga sudah menjajal venue SEA Games 2025 karena sebelumnya sudah tampil di ajang Kejuaraan Modern Pentathlon Asia Tenggara 2025 di Pattaya City. Mohon doánya agar semua berjalan lancar dan perjuangan kita berhasil,” ujar Ridwan Gultom. Dibandingkan dengan SEA Games 2019 Filipina, mayoritas atlet yang dikirim ke Thailand merupakan skuad baru. Hanya Dhea Salsabila, peraih 3 emas SEA Games 2019 yang menjadi skuad Timnas PP MPI. Meski nomor mixed relay tidak dipertandingkan dan dirinya sudah menjadi atlet senior, khusus utuk Dhea diharapkan masih bisa bersaing untuk mendulang medali emas. Nomor Obstacle Laser Run juga merupakan nomor baru yang dipertandingkan di SEA Games menyusul masuknya disiplin Obstacle menggantikan berkuda dalam lima disiplin yang diputuskan oleh federasi internasinal modern pentathlon (UIPM). Skuad Modern Pentathlon Indonesia Untuk SEA Games 2025 Putra 1. Fadhil Aulia Mufti 2. Farras Satrio Aris Sugianti 3. Graha Rizky Taruna 4. M Ifsan Putri 1. Dea Salsabila Putri 2. Vera Febrianti 3. Caroline Andita Bangun 4. Nurfa Inayah Nurul Qalbi — Humas MPI
Kontingen Modern Pentathlon Bertekad Pertahankan Gelar Juara Umum SEA Games Read More »
Pentathlon Asian Championship 2025 : Evaluasi di Asian Championship 2025,Target Tiket Asian Games Tetap Terbuka
Seluruh rangkaian pertandingan cabang olahraga Modern Pentathlon pada Asian Championship 2025 di Anjo Sports Center, Jepang, telah resmi berakhir. Bagi Indonesia, ajang ini menjadi tolak ukur penting untuk mengevaluasi kesiapan atlet sekaligus mengejar peluang tiket menuju Asian Games 2026. Pada pertandingan penutup, nomor Mixed Relay, pasangan Indonesia Sri Wahyuni dan Graha Rizky Taruna menuntaskan empat disiplin—anggar, rintangan (obstacle), renang, dan laser run—dan berhasil menempati posisi ketujuh. Meskipun belum menembus tiga besar, hasil ini dinilai sebagai pijakan progresif bagi cabang olahraga yang relatif baru berkembang di Tanah Air. Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, yang hadir langsung, menyampaikan apresiasinya. “Peringkat ketujuh merupakan permulaan yang baik, terlebih para atlet baru pertama kali bertanding pada kompetisi internasional tingkat Asia dan juga mempersiapkan diri dalam waktu tiga bulan,” ujar Marciano, Minggu (16/11/2025). Selain pasangan Mixed Relay, KONI juga mengapresiasi perjuangan tiga atlet lainnya: Inayah Nurul Qalbi, Samuel Matulatawa, dan Muhammad Ifsan, yang tampil di nomor individu dan tim. Marciano menegaskan bahwa Asian Championship ini menjadi ruang pembelajaran nyata bagi atlet Indonesia untuk mempelajari pola dan kekuatan negara-negara yang sudah mapan dalam Modern Pentathlon, seperti Korea Selatan, Jepang, dan Cina. “Dengan keikutsertaan ini, para atlet mendapatkan pengalaman berharga. Kita harus belajar untuk meraih prestasi maksimal, terlebih Modern Pentathlon melibatkan beberapa cabang olahraga sekaligus,” tambahnya. KONI Pusat juga menyampaikan ucapan selamat kepada tim Cina yang berhasil menjadi juara di nomor Mixed Relay, serta mengapresiasi tuan rumah Jepang atas penyelenggaraan kompetisi yang tertib dan ramah. Tiket kualifikasi menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, masih menjadi target utama yang akan dikejar oleh tim Modern Pentathlon Indonesia. ( wa/ar) Sumber : https://cakrawalanews.co/evaluasi-modern-pentathlon-indonesia-di-asian-championship-2025target-tiket-asian-games-tetap-terbuka/
Pentathlon Asian Championship 2025 : 6 Atlet Indonesia berjuang demi tiket Asian Games
6 atlet modern Pentathlon Indonesia tengah berjuang pada Pentathlon Asian Championship 2025 Anjo demi mendapakan tiket tampil Asian Games ke-20 tahun 2026 di Aichi-Nagoya. Beberapa atlet melaksanakan babak penyisihan dilakukan hari Rabu tanggal 12 November 2025. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menyaksikan atlet Modern Pentathlon Indonesia bertanding babak penyisihan. Bertandang ke Anjo Sports Center, Ketum KONI Pusat ke stadion tempat pertandingan Laser Run, bertemu Sekjen Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Marsma TNI Ridwan Gultom dan dua atlet putri yang telah lolos kualifikasi dan berhak ke semi final, yakni Nurfa Inayah Nurul Qalbi dan Sri Wahyuni. Dua atlet putri Modern Pentathlon tersebut tengah berlatih mempersiapkan diri. Didampingi Waketum I Mayjen TNI Purn Dr.Suwarno dan Wakabid Media dan Humas Tirto Prima Putra, juga pembina PP.MPI Triwatty Marciano, Ketum KONI Pusat juga menonton pertandingan penyisihan anggar. Samuel Matulatawa & Muhammad Ifsan bertanding dengan penuh semangat. Selanjutnya, rombongan KONI Pusat menonton obstacle run yang diikuti Graha Rizky Taruna dan Muhammad Dhafin. Keduanya mencapai kecepatan yang terbilang baik. Taruna dan Dahfin melanjutkan babak penyisihan renang. Rombongan juga turut ikut menyaksikan pertandingan penyisihan renang. Taruna merupakan peraih emas UIPM 2025 South East Asian Championships di Pantai Chonbury Pattaya, Thailand pada Oktober 2025. Dhafin meraih medali perak dan Samuel perunggu pada kompetisi tersebut. Nurfah Inayah Nurul merupakan peraih perak sedangkan Sri Wahyuni perunggu UIPM 2025 SEA Championship. “Kepada seluruh atlet modern Pentathlon Indonesia yang bertanding pada Pentathlon Asian Championship 2025 Anjo, selamat bertanding. Kalian atlet terbaik Bangsa Indonesia,” kata Ketum KONI Pusat. “Kita adalah bangsa besar di Asia, tunjukan kemampuan dan kepercayaan diri yang tinggi. Junjung juga sportivitas dan persatuan antar pelaku olahraga, khususnya komunitas modern Pentathlon Asia,” sambungnya. Tentunya Ketum KONI Pusat berharap performa maksimal para atlet dan yakin kontingen Indonesia mampu meraih tiket untuk bertanding di Asia Games 2026. Ia juga berpesan agar para atlet memanfaatkan momen kompetisi yang diikuti 22 negara. “Jangan sungkan untuk belajar dari negara yang lebih baik agar program pembinaan olahraga kita menjadi semakin baik,” sambungnya. Apresiasi, dan penghormatan yang setinggi-tingginya diberikan Ketum KONI Pusat kepada Ketum PP.MPI Marsekal Muda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo dan jajarannya yang melakukan pembina serta dukung atlet dengan baik. Dengan konsistensi diikuti evaluasi bertahap, modern Pentathlon Indonesia diyakini dapat semakin baik hingga suatu hari nanti dapat mempersembahkan medali Olimpiade. Ketum KONI Pusat juga mengapresiasi kesiapan Asian Games 2026. Setiba di bandara Nagoya hingga venue Modern Pentathlon di Anjo, suasana Asian Games sudah terasa. Sumber : https://imsport.tv/pentathlon-asian-championship-2025-6-atlet-indonesia-berjuang-demi-tiket-asian-games/
Pentathlon Asian Championship 2025 : 6 Atlet Indonesia berjuang demi tiket Asian Games Read More »
Open Tournament Modern Pentathlon Pengprov NTT Berhasil Jaring Bibit-Bibit Muda Potensial
KUPANG – Berjalan lancar dan aman Open Tournament Modern Pentathlon Pengprov MPI Nusa Tenggara Timur, Jumat (7/7/2025), di Lapangan Pangkalan Udara TNI AU El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur. “Alhamdulillah, puji syukur Open Tournament berlangsung lancar aman dan mendapatkan talenta-talenta muda berbakat. Talenta-talenta muda ini akan kita pantau dan bina untuk disiapkan jadi atlet handal modern pentathlon Indonesia,” kata Ketua Umum Modern Pentathlon Indonesia (PP. MPI) Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo sekaligus menutup Open Tournament. Hal senada diungkapkan Sekjen PP MPI Marsekal Pertama Ridwan Gultom seraya menambahkan ada beberapa talenta muda NTT sukses mengukir catatan waktu mendekati catatan waktu atlet Pelatnas modern pentathlon Indonesia. “Mereka yang berhasil mencatatkan waktu terbaik ini langsung mendapat perhatian khusus pak Ketum untuk dapat dibina secara intensif jadi pelapis Pelatnas,” ucap Gultom. “Begitu pun para juara Open Tournament ini kita mintakan untuk dibina Pengprov MPI NTT agar dipersiapkan dengan baik untuk PON XXII/2028 NTB-NTT. Saya yakin mereka ini jika dilatih dan dibina dengan baik akan bisa berprestasi terbaik untuk NTT di PON 2028 nanti, ” lanjut Gultom. Sementara Sekum KONI NTT Yohanes Leo mengapresiasi kepercayaan dan perhatian PP MPI untuk menggelar Open Tournament dan Pelatihan Juri dan Wasit di Nusa Tenggara Timur ini. “Kita berterima kasih telah dapat bimbingan dari pengurus pusat bahkan hadir langsung Ketum PP MPI,” ucap Yohanes. “Ini menjadi tambahan motivasi kami untuk mempersiapkan atlet andalan dan sumber daya manusia, supaya pada PON.XXII/2028 NTB-NTT kami bisa memetik sukses prestasi dan penyelenggaraan,” jelas Yohanes. Ucapan sama diutarakan Dan Lanud El Tari Marsekal Pertama TNI Somad. “Kita dapat siraman motivasi usn segar dengan kedatangan pengurus pusat MPI,” ucap Somad. “Kami berterima kasih kepada KONI NTT dan Dispora Provinsi NTT, semoga dapat terus menjalin kolaborasi memajukan prestasi bakat-bakat muda demi mengharumkan NTT dan Indonesia, ” jelasnya. Hasil Open Tournament Modern Pentathlon Indonesia Pengprov MPI NTT 2025: Laser Run U-13 Putri: 1.Clowy Malikha Novela 05:19,57 2.Sezy Fallo 06: 30,23 3.Najwa Jannatu Sauqia I 06:46,37 Laser Run U-13 Putra: 1.Brilian Alexander Longgo 05:43,04 2.Marviano 05:48,17 3.I Wayan Rahadya Avend K 06:02,35 Laser Run U-17 Putri: 1.Jasinta Dos Santos 11:30,12 2.Maria Celsiana 11:35,11 3.Fiorenza Elysia 23:27,56 Laser Run U-17 Putra: 1.Efraim Junior Neno Nino 09:40,35 2.Seprianus 09:48,24 3.Mario Korbafo 09:53,46 Laser Run Senior Putri: 1.Matilda Oriani Atok Bere 12:33,00 2.Maria Sempryanti Padjo 12:50,02 3.Juwita Siany Koy 13:25,14. Laser Run Senior Putra: 1.Marselino Valelian Fallo 10:32,36 2.Yohanes Delfis Wedjo 10:40,12 3.Letda Arh. Desetya Alsava Kurniawan 10:40,12. (dk/mk) Sumber : https://poskota.co/olahraga/open-tournament-modern-pentathlon-pengprov-ntt-berhasil-jaring-bibit-bibit-muda-potensial/
Kejuaraan Open Turnament Modern Pentathlon Pengprov MPI Nusa Tenggara Timur Banjir Peserta, Tercatat Lebih 100 Peserta
FAKTUAL-INDONESIA: Kejuaraan perdana Open Tournament Modern Pengprov MPI Nusa Tenggara Timur (NTT) banjir jumlah peserta. ” Di luar prediksi kami animo besar masyarakat mengikuti event perdana modern pentathlon di NTT,” kata Ketua Pengprov Modern Pentathlon Indonesia (MPI) NTT Kolonel Adm. Burhanudin ditemui usai acara pembukaan, Jumat (7/11/2025), di Lapangan Pangkalan Udara TNI AU El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Dituturkan Burhanudin, pihaknya semula hanya memprediksi 70 sampai 80 peserta yang akan ikut Open Tournament Pengprov MPI NTT. “Di luar dugaan ternyata peserta mencapai 138 atlet,” ungkap Burhanudin. “Ini sisi positif jika ke depan NTT sangat punya harapan melahirkan atau mencetak atlet handal modern pentathlon, baik untuk tingkat nasional atau bahkan internasional. Target terdekat kami atlet modern pentathlon NTT harus juara di PON XXII/2028 NTB-NTT, ” lanjutnya. Kejuaraan Open Tournament Modern Pengprov MPI NTT dibuka Ketua Umum Pengurus Pusat MPI Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo. “Provinsi NTT sejauh ini kita kenal gudangnya pelari handal,” tutur Purwoko. “Modern pentathlon, lari menjadi salah satu elemen dominan. Jadi kita pengurus pusat datang ke NTT tidak lain untuk mencari bibit-bibit muda berbakat untuk nantinya akan kita jaring dan dibina di Pelatnas agar dapat menjadi atlet super modern pentathlon Indonesia. Modern pentathlon Indonesia telah mencatatkan prestasi membanggakan merebut juara umum di SEA Games 2019 Filipina, dsn terakhir juara umum South East di Thailand,” terangnya. Ditambahkan Purwoko, untuk terus dapat mencetak prestasi membanggakan Indonesia harus dipersiapkan regenerasi atlet. ” Kedatangan kami ke NTT tidak lain untuk mendapatkan talenta-talenta muda untuk dapat kami persiapkan jadi atlet handal yang akan jadi andalan Indonesia di masa mendatang,” jelasnya.
Kukuhkan Pengprov NTT, MPI perluas pembinaan talenta daerah
Jakarta (ANTARA) – Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (MPI) mengukuhkan Pengurus Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pengprov NTT) untuk memperluas pembinaan talenta-talenta atlet pentathlon di provinsi berbasis kepulauan itu. “Kami ingin membuka seluas-luasnya kesempatan atlet daerah untuk dibina menjadi atlet nasional di kemudian hari,” kata Sekretaris Jenderal PP MPI Marsekal Pertama TNI Ridwan Gultom di Jakarta, Selasa. Dia menjelaskan bahwa pelantikan dan pengukuhan Pengprov NTT ditujukan untuk memperluas jaringan dalam menyebarkan modern pentathlon ke seluruh wilayah di tanah air. Dengan langkah itu, Ridwan berharap pentathlon semakin dikenal dan diminati sehingga bermunculan talenta-talenta baru yang dibina melalui pengurus daerah. Dalam rangkaian kegiatan pengukuhan Pengprov NTT itu juga diselenggarakan kejuaraan serta pelatihan juri atau wasit pentathlon sehingga daerah memiliki perangkat pertandingan. “Dengan begitu, pengurus daerah dapat menggelar kejuaraan secara berkesinambungan karena tidak harus repot-repot mengundang juri dan wasit dari pusat,” katanya. Dalam acara pengukuhan Pengprov NTT, Ketua Umum MPI Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo juga akan meninjau langsung arena modern pentathlon dan kesiapan NTT menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersama Nusa Tenggara Barat. NTT ditunjuk sebagai pelaksana PON untuk cabor modern pentathlon sehingga PP MPI berharap agenda berjalan lancar dan aman untuk mencapai tujuan bersama. Ridwan menambahkan pihaknya menginginkan agar modern pentathlon dikenal lebih luas di tanah air dan melahirkan prestasi atlet yang membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional. Oleh sebab itu, dia berharap pengprov yang dilantik menjalankan amanah yang dipegang dengan menggelar kejuaraan agar dapat melahirkan bibit-bibit atlet handal, selanjutnya bisa masuk tim nasional. Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5218077/kukuhkan-pengprov-ntt-mpi-perluas-pembinaan-talenta-daerah
Kukuhkan Pengprov NTT, MPI perluas pembinaan talenta daerah Read More »
Atlet Modern Pentathlon Raih Prestasi pada UIPM 2025
KBRN, Jakarta: Tim nasional Modern Pentathlon Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan, dalam ajang UIPM 2025 South East Asian Championships sampai dengan hari ke 2 (dua) telah meraih total 7 medali emas, 4 medali perak dan 5 perunggu pada Sabtu 18 Oktober 2025, di Pantai Chonbury Pattaya, Thailand. Empat medali emas berhasil diraih pada nomor Laser Run yang digelar pada hari pertama pertandingan dan tiga emas di hari kedua pada nomor Triathle. Dengan perolehan tersebut, Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP.MPI) dinilai berhasil dalam melakukan pembinaan, terbukti bahwa para atletnya mampu bersaing dalam multievent internasional. Atas capaian tersebut, Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menyampaikan selamat. “Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya mengucapkan selamat kepada para atlet Modern Pentathlon yang telah menorehkan prestasi yang gemilang untuk Indonesia dalam ajang UIPM 2025 South East Asian Championships di Thailand. Berdasarkan hal itu PP.MPI di bawah kepemimpinan Bapak Purwoko Aji Prabowo telah berhasil mengantar para atletnya meraih prestasi di kancah internasional,” ungkap Ketum KONI Pusat. “Saya berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk kompetisi selanjutnya dan juga para atlet Modern Pentathlon Indonesia lainnya untuk juga bisa berprestasi hingga kancah dunia, serta menjadikan capaian prestasi ini sebagai bahan evaluasi dalam rangka peningkatan kualitas pembinaan di masa mendatang,” tambahnya. Ketum PP.MPI Marsekal Muda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., M.D.S., mengaku sangat terpukau sekaligus bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh para atletnya. “Alhamdulillah ini awal yang penuh berkah, semoga kemenangan ini menjadi motivasi dan pembuka jalan untuk prestasi berikutnya,” ujar Purwoko. “Kami optimis atlet-atlet Indonesia mampu menambah pundi medali dan terus membawa nama bangsa di kancah internasional,” tambahnya. UIPM 2025 South East Asian Championships merupakan ajang Modern Pentathlon yang berlangsung tanggal 17 – 20 Oktober 2025. Sebanyak 5 negara Asean tampil sebagai peserta diantaranya Thailand, Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Tidak hanya pada hari pertama pertandingan, pada hari kedua atlet Modern Pentathlon Indonesia juga berhasil membawa pulang tiga medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu. Berikut hasil perolehan prestasi atlet Modern Pentathlon Indonesia dalam ajang UIPM South East Asian Championships ; Hari Ke-1 Laser Run Senior Female Athletes : Vera Febrianti, Finish Time 12.53.66, ( Medali Emas) Dea Salsabila Putri, Finish Time 13.06.13, (Silver Medal) Senior Male Athletes : Fadhil Aulia Mufti, Finish Time 10.40.52, (Medali Emas) Under 15 Female Athletes : Nadira Putri Halisa, Finish Time 07.53.47, (Medali Perunggu) Under 17 Female Athletes : Nisrina Aira Firdaus, Finish Time 12.27.82, (Medali Emas) Under 17 Male Athletes : Farras Satrio Aris Sugianto, Finish Time 09.14.57, (Medali Emas) Muh. Aldo Raditya, Finish Time 09.23.40, (Medali Perak) Hari Ke-2 Triathle Under 15 Female Athletes : Nadira Putri Halisa, Finish Time 10.13.18, (Medali Perunggu) Under 15 Male Athletes : Shafwan Fajar Syach, Finish Time 09.00.8, (Medali Perak) Under 17 Female Athletes : Firdaus Aira Nisrina, Finish Time 16.43.82, (Medali Perunggu) Under 17 Male Athletes : Farras Satrio Aris Sugianto, Finish Time 12.13.80, (Medali Emas) Senior Female Athletes : Dea Salsabila Putri, Finish Time 16.43.99, (Medali Emas) Nurfah Inayah Nurul, Finish Time 17.19.31, (Medali Perak) Sri Wahyuni, Finish Time 17.30.07, (Medali Perunggu) Senior Male Athletes : Graja Rizky Taruna, Finish Time 14.40.83, (Medali Emas) Muhammad Dhafin Putra Sugianto, Finish Time 14.41.17, (Medali Perak) Samuel Christian Matulatuwa, Finish Time 15.00.09, (Medali Perunggu) Ajang UIPM 2025 South East Asian Championships akan berlangsung hingga 21 Oktober 2025, diharapkan para atlet Modern Pentathlon Indonesia yang ikut bertanding, dapat terus menorehkan prestasi gemilang untuk Indonesia hingga akhir pertandingan. Tttt
Atlet Modern Pentathlon Raih Prestasi pada UIPM 2025 Read More »










