Ucapkan Selamat Datang Kembali ke Tanah Air, Presiden Prabowo Terima Kasih kepada Peraih Medali, Cabor dan Seluruh Pendukung Indonesia

img 20251221 wa0082 1024x768
Ketua Umum PP MPI Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo bersama atlet modern pentathlon Indonesia saat penjemputan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan ucapan selamat datang kembali ke Tanah Air kepada peraih medali, cabang olahraga (cabor) serta seluruh kontingen pendamping yang telah berjuang bersama demi mengharumkan Indonesia di SEA Games Thailand 2025.

Presiden Prabowo juga mengucap syukur terhadap pencapaian membanggakan Kontingen Indonesia yang sukses meraih 91 medali emas SEA Games 2025 Thailand.

Selamat dengan 91 (medali) emas, terima kasih, kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menunjukkan komitmen dengan berbicara mengenai bonus Rp 1 Miliar untuk para atlet peraih emas. “Ucapan seorang pemimpin harus dipegang. Yang penting pejuang-pejuang kita hormati dan kita hargai,” kata Presiden Prabowo.

Kontingen Indonesia menutup perjuangan di SEA Games 2025 dengan mengoleksi 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Capaian tersebut membuat Indonesia menempati urutan kedua perolehan medali, di bawah tuan rumah Thailand. Peroleh 91 emas membawa sejarah baru bagi Indonesia. Terakhir kalinya Indonesia berada di ranking 2 saat tidak menjadi tuan rumah pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand. Keberhasilan kontingen merah putih kali ini mampu memutus catatan buruk Indonesia di SEA Games ketika bertanding di luar negeri.

Presiden Prabowo berharap selanjutnya para atlet kembali fokus menjalani masa persiapan menyambut Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028.

Tiba Kembali di Tanah Air

Kontingen Indonesia telah tiba kembali di Tanah Air dengan rasa bangga setelah menorehkan catatan apik dalam keikutsertaannya di SEA Games edisi ke-33 ini. Motivasi kuat dari Presiden Prabowo ketika melepas Kontingen Indonesia dengan akan memberikan bonus Rp 1 M benar-benar ampuh untuk menyalakan semangat para atlet. Atlet Indonesia berjuang habis-habisan dari awal sampai akhir SEA Games Thailand 2025.

Ketua Umum PP MPI (Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia) Marsekal Muda (Marsda) TNI Purwoko Aji Prabowo yang hadir menjemput atlet modern pentathlon Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta mengaku bangga. “Atlet-atlet pentathlon Indonesia telah berjuang habis-habisan demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Thailand,” kata Purwoko. “Tak berlebihan ketika kembali datang kita jemput seperti pahlawan yang telah menang perang,” sambungnya.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang berkomitmen mencurahkan perhatian kepada olahraga, bahkan juga memikirkan kesejahteraan para atlet. Terus terang hal ini menjadi penyemangat kami menghadirkan sejarah baru bagi modern pentathlon Indonesia dalam ajang SEA Games,” tutur Purwoko.

Hal senada mewakili atlet diutarakan Dea Salsabila Putri , atlet modern Indonesia yang sukses menyabet medali emas.

“Kesuksesan meraih medali emas dengan mengalahkan tuan rumah Thailand dan Filipina, tentu berkat dukungan penuh pengurus PP MPI bersama pemerintah,” kata Dea, atlet modern pentathlon Indonesia yang sukses mengemas medali emas nomor Triathle Putri. “Kami tidak ingin menyia-nyiakan kepercayaan Bapak Ketum MPI untuk berusaha memberikan yang terbaik. Alhamdulillah saya bisa mempersembahkan medali emas untuk modern pentathlon Indonesia. Semoga modern pentathlon akan terus bisa mencetak dan melahirkan atlet berprestasi untuk membanggakan Indonesia,,” ungkap Dea dengan nada haru dan bangga. ****

Sumber : https://faktualid.com/

Bagikan artikel ini:

Berita Pilihan merupakan penulisan ulang berbagai informasi penting dari sumber-sumber terpercaya yang relevan dengan kegiatan, perkembangan, dan isu seputar olahraga modern pentathlon. Seluruh konten dalam kategori ini dipilih melalui proses kurasi, kemudian disajikan ulang dengan tujuan memberikan ringkasan informasi yang komprehensif dan akurat guna mendukung perkembangan ekosistem modern pentathlon dengan tetap mencantumkan sumber asli sebagai bentuk transparansi dan penghargaan terhadap pemilik informasi.